Dutormasi.com –Kita sebagai develepor, dituntut agar membuat baris kode yang lebih effisien, maksudnya itu sedikit dan tidak banyak memakan memori. Ada suatu struktur kontrol yang sangat membantu developer dalam pembuatan kode, yaitu disebut dengan struktur kontrol perulangan (looping).
Disini akan saya beri satu contoh, yaitu sebuah intruksi yang sama lebih dari sekali, contoh dibawah ini :
System.out.println("Dunia Tutorial dan Informasi");
System.out.println("Dunia Tutorial dan Informasi");
System.out.println("Dunia Tutorial dan Informasi");
System.out.println("Dunia Tutorial dan Informasi");
Hasil kodingan diatas adalah :
Dunia Tutorial dan Informasi
Dunia Tutorial dan Informasi
Dunia Tutorial dan Informasi
Dunia Tutorial dan Informasi
Pada baris kode diatas kita telah melakukan kode atau perintah yang sama sebanyak 4 kali, dengan hasil yang sama. Di dalam dunia programming, kode diatas terbilang tidak effisien. Kenapa? Ya jika diilustrasikan seperti kita telah mengirim pesan melalui email dengan alamat yang berbeda-beda. Maka dalam kasus ini, sebenarnya kita dapat membuat satu instruksi tetapi dengan hasil yang sama tanpa harus mengulang kode yang sama secara terus-menerus. Hal itu dapat kita lakukan dengan metode struktur kontrol perulangan (looping).
Ada 3 bentuk perulangan yang dapat kita buat, yaitu sebagai berikut :
1. Perulangan dengan FOR
Bentuk umum dari perulangan for ini adalah :
for(inisialisai_expresi; Perulangan_Kondisi; Langkah_ekspresi)
{
statement;
}
Penjelesannya sebagai berikut :
- Inisialisasi_expresi adalah sebuah variabel yang menjadi ataupun berfungsi sebagai batas dari sebuah perulangan.
- Perulangan_kondisi adalah sebuah kondisi yang dijadikan sebagai pembandingan dari perulangan terhadap nilai-nilai batasnya.
- Langkah_ekspresi adalah variabel untuk menspesifikasikan faktor perulangan sebelum menjalankan sebuah intruksi beriktunya.
- Statement merupakan sebuah hasil dari perulangan.
while(Perulangaan_Kondisi)
{
statement;
}
Pada perulangan ini, semuanya tergantung pada while nya. Jika Perulangan_kondisi dievaluasi dan bernilai true, maka proses perulangan akan dilakukan dan statement yang berada diantara kedua kurung kurawal akan dieksekusi atau dijalankan.
Catatan : Perulangan_kondisi adalah kondisi yang terdiri dari satu atau lebih relasi atau hasil kombinasi antara operator relasi dan operator logika.
3. Perulangan dengan DO-WHILE
Dilihat dari perulangan sebelumnya, perulangan do-while pada dasarnya sama saja dengan struktur perulangan while, hanya saja pada strultur perulangan do-while ini program akan menghasilan sebuah output perulangan paling tidak ada satu kali. Karena program akan mengeksekusi sebuah pernyataan terlebih dahulu, kemudian melihat sebuah faktor atau melihat sebuah kondisi perulangannya. Secara umum bentuk perulangan do-while ini sebagai beriktu :
do
{
statement;
}
while(Perulangan_kondisi)
Jadi itulah 3 bentuk perulangan yang bisa kita dapatkan pada bahasa pemrograman Java. Dan setiap bentuk perulangan tersebut dapat kita buat dengan contoh kasus yang berbeda beda pula. Semoga teman-teman dapat mengerti dan memahami konsep dari struktur kontrol perulangan.
Baca Juga :
- Macam Macam Tipe Data Pada Bahasa Java
- Pemrograman Input/Output pada Bahasa Pemrograman Java
- Tipe Data String Java
Akhir kata dari Dutormasi, semoga bermanfaat dan terimakasih
Salam Dutormasi!!























