Dalam membuat sebuah User Interface yang baik tentunya kita juga perlu untuk mengetahui sebuah teori psikologi Gestalt atau “ Gestalt Principle” Dimana dengan memahami ini kita nantinya akan membuat sebuah design yang memudahkan user dalam melihat UI yang telah kita buat.

Seperti kata DON NORMAN dalam bukunya The Design of Everyday Things :

““Design is really an act of communication, which means having a deep understanding of the person with whom the designer is communicating”

Yang artinya Design itu sebuah media untuk berkomunikasi dengan pengguna atau user, dimana kita harus mengetahui secara lebih detail siapa pengguna yang akan menggunakan aplikasi ini. Dan dalam Artikel ini kita akan membahas 4 prinsip Gestalt secara bertahap

4 PRINSIP GESTALT 

1 . Proximity

Intinya pada saat suatu objek diletakkan berdekatan, maka mata manusia pada umumnya akan menganggap itu sebagai suatu kesatuan atau kelompok
Gambar 1 ilustrasi Proximity

 dalam prinsip Gestalt yang pertama yaitu Proximity dimana Intinya pada saat suatu objek diletakkan berdekatan, maka mata manusia pada umumnya akan menganggap itu sebagai suatu kesatuan atau kelompok. contohnya 

Intinya pada saat suatu objek diletakkan berdekatan, maka mata manusia pada umumnya akan menganggap itu sebagai suatu kesatuan atau kelompok
Contoh Penerapan Proximity

Menurut kalian mana Design yang menerapkan Proximity ? yap benar bagian kanan karena dengan secara umum kita akan menganggap Design sebelah ” kiri” sebagai 1 kesatuan tapi sebenarnya mereka berbeda , sehingga sebaiknya kita memberikan “white Space” jarak agar tampilan design kita terlihat lebih lega dan cantik. masih belum paham? 

Contoh 2 Penerapan Proximity

 Coba kalian perhatikan Website web Sportify, secara tidak langsung mata kita sudah mengetahui bahwa Setiap Tabel yang dihighlight itu memiliki elemen yang berbeda atau antara “popiler dengan pendengar : belajar Hijrah: berbeda dengan podcast yang “Dibuat untuk kamu ”     atau teman-teman perhatikan pada sudut kiri ada 3 icon yang berdekatan( proximity) sedangkan untuk element “tambah playlist” dibedakan karena memiliki element yang jauh berbeda fungsi

Baca Juga :  Prinsip Utama Mendesain Interface Aplikasi

Jadi dengan menerapkan Proximity user/pengguna akan lebih mudah memahami untuk membedakan fungsi tiap grup yang telah dibuat. Semoga bermanfaat dan tunggu part 2 nya ya

Salam Dutormasi !!!