

Dutormasi.com -Pada kesempatan kali ini dutormasi akan melakukan critical review pada sebuah jurnal yaitu pembahasan mengenai penelitian pada pengolahan citra digital yaitu jurnal Deteksi Keaslian Uang Kertas Berdasarkan Watermark Dengan Pengolahan Citra Digital. Jurnal ini dibuat oleh Agung Rilo Pambudi, Garno dan Purwantoro.
Pada critacal review ada 4 yang akan dibahas yaitu mengenai :
- Alasan Peneliti Mengambil Judul Tesebut
- Cerita tentang penelitian lain terhadap topik yang sama dan bedanya dengan penelitan yang dilakukan
- Mereview metode yang dilakuakan oleh peneliti
- Kesimpulan yang bisa diambil dari penelitan tersebut.
Alasan Peneliti Mengambil Judul Tersebut
Alasannya karena Peredaran uang palsu dari tahun ke tahun terus terjadi kenaikan. Kenaikan ini dikarenakan mudahnya memperoleh informasi cara membuat uang palsu di internet dan perkembangan teknologi pada saat ini, terlebih lagi dengan perkembangan teknologi printer berwarna yang bahkan mempermudah para pelaku tindak kejahatan pemalsuan uang. Oleh sebab itu dengan penelitian ini peneliti berharap untuk mendeteksi keaslian uang kertas dengan watermarkmenggunakan metode canny edge detection.
Cerita tentang penelitian lain terhadap topik yang sama dan bedanya dengan penelitan yang dilakukan
Ada beberapa kutipan penelitian yang sama yang diceritak peneliti diantaranya adalah :
1. Fadli & Karyati (2016)
Pada penelitian serupa yaitu Aplikasi PendeteksiTanda Air pada Uang Kertas dengan Metode Segmentasi Region Based Active Contour Menggunakan Matlab.Pada penelitian inipendeteksian watermark dilakukan dengan metode region based active contourdimana citra yang digunakan hanyahanya ada dua jenis nominal mata uang dengan tahun emisi yang lama dan jumlah citra yang diuji berjumlah 6 buah yang bisa dikatakan membuat tingkat akurasinya menjadi bias.
2.(Dianta, 2016)
Pada penelitian sebelumnya Deteksi Tepi Menggunakan Metode Canny Dengan Matlab Untuk Membedakan Uang Asli dan Uang Palsu. Pada penelitian ini menggunakan pengukuran jarak Eclidean, nilai Dissimilaritas dan Similaritas.Tetapi hasil dari pengujian tingkat akurasi sistemnya tidak ada dan skenario uji yang tidak lengkap.
Oleh sebab itu dengan melihat penelitan yang telah dilakukan dari peneliti diatas, peneliti jurnal ini melakukan perkembangan yaitu menggunakan proses dari penggunaan metode diatas dengan cara akuisisi citra, operasi grayscale, operasi morfologi, kemudian canny edge detection.
Citra yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 21 citra yang terdiri dari nominal uang kertas 1.000, 2.000, 5.000, 10.000, 20.000, 50.000, dan 100.000. Hasil terakhir dari prosescanny edge detection adalah kumpulan piksel yang digunakan untuk menentukan apakah di citra tersebut memiliki watermarkatau tidak. Dari penelitian tersebut hasil dari akurasi program deteksi watermarkpada uang kertas menggunakan metode canny edge detection untuk mendeteksi keaslian uang yaitu sebesar 85,71%.
Mereview metode yang dilakuakan oleh peneliti
Penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Metode eksperimental merupakan metode yang digunakan untuk mengetahui sebab akibat dari suatu kejadian.


Tahapan yang terdapat dalam metode ekperimental adalah sebagai berikut: Pemilihan ide atau topik penelitian, Merumuskan masalah penelitian, merumuskan hipotesis, Menentukan variabel, Menentukan tipe dan desain penelitian, Merancang dan melaksanakan penelitian, Menganalisis hasil penelitian, dan membuat kesimpulan.
Alur Penelitian :


Pada gambar di atas menggambarkan alur proses untuk melakukan deteksi menggunakan canny edge detection. Dalam sistem ini terdiri dari beberapa proses, sebelum melewati proses tersebut yang dilakukan adalah memasukkan citra uang yang sudah diakuisi setelah itu dapat melanjutkan pada opersi selanjutnya yaitu, operasi grayscale untuk mengubah menjadi citra keabuan.


Selanjutnya melalui operasi binerisasi untuk mengubah kedalam citra biner (1 dan 0).


Kemudian operasi opening untuk membersihkan noise. Selanjutnya operasi filling untuk mengisi lubang – lubang pada citra,


Setelah itu operasi canny untuk membuat citra tepi.


Terdapat kondisi untuk mendeteksi watermark pada uang kertas yaitu dengan mendeteksi hasil piksel.


Di dalam kotak tersebut diberikan lampu lampu LED (Light Emitting Diode) 3 watt. Kemudian diberi tatakan untuk menyangga uang yang terbentuk dari bekas selotip. Penelitian ini akan menggunakan matlab untuk aplikasi pengolahan citra.


Kesimpulan yang bisa diambil dari penelitan tersebut.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan maka didapatkan kesimpulan sebagai berikut:
1.Untuk membedakan keaslian uang kertas berdasarkan citra watermark dengan
pendekatan komputasional pengolahan citra digital yaitu melalui proses, akuisisi citra, pre-procesing, morfologi dan langkah terakhir dengan menenteukan ada atau tidaknya pixel pada citra untuk menentukan ada atau tidaknya tanda air dengan deteksi tepi canny.
2. hasil evaluasi dari deteksi dari keaslian uang kertas tersebut mencapai 85,71% tingkat keberhasilannya.
Sumber : researchgate
Judul Jurnal : Deteksi Keaslian Uang Kertas Berdasarkan Watermark Dengan Pengolahan Citra Digital
Penulis : Agung Rilo Pambudi, Garno dan Purwantoro.
Mungkin itu saja postingan kali ini, semoga dengan membaca postingan ini anda mendapatkan critacal review yang jelas mengenai jurnal yang telah kami bahas. Jika merasa postingan ini bermanfaat silahkan anda share keteman teman anda agar mereka juga mendapatkan manfaat dari postingan ini. Sekian dan terima kasih.
Dutormasi
Dutormasi menyediakan jasa web development, app development, web design, jasa desain, dan menjual produk yang berguna untuk bisnis online anda. Kami memiliki tim profesional pada bidangnya masing-masing untuk membantu mengembangkan bisnis Anda di dunia digital. Silakan hubungi kami atau klik DISINI untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
























