Dutormasi.com – Di zaman yang canggih ini manusia tak pernah henti-hentinya berusaha menciptakan teknologi. Teknologi -teknologi tersebut tentunya bertujuan untuk membantu kegiatan manusia, baik itu dari aktivitas di dalam rumah bahkan di luar rumah. Handphone adalah salah satu teknologi tersebut.Salah satu perangkat lunak yang ada pada handphone dan paling keren saat ini adalah Near Field Communcation (NFC) dan Personal Identification Number (PIN). Dengan adanya teknologi tersebut, aktifitas manusia sedikit lebih terbantu dari pada sebelumnya. Dan aktifitas salah satunya adalah transaksi E-commerce.

Baiklah kali ini kita akan membahas tentang apa itu Near Field Communcation (NFC) dan Personal Identification Number (PIN), dan bagaimana implementasinya pada E-Commerce.

1. Prinsip Kerja Near Field Communcation (NFC)

Adanya kemajuan teknologi dan tuntutan konsumen agar melakukan segala sesuatu dengan mudah/instan dan cepat membuat adanya gebrakan baru pada teknologi ponsel dan itu disebut NFC (Near Field Communication). NFC atau Near Field Communication secara harfiah adalah komunikasi antar perangkat secara dekat dengan teknologi konektivitas nirkabel berbasis teknologi Radio Frequency Identity (RFID) yang menggunakan induksi medan magnet untuk komunikasi antar perangkat elektronik dalam jarak yang dekat sekitat 4 cm dan maksimal 10 cm.

Adanya teknologi Near Field Communication (NFC) ini memungkinkan pertukaran data antar gadget dan lainnya dengan sentuhan jarak dekat, dan hanya membutuhkan waktu yang sangat singkat. Tidak seperti Bluetooth, NFC tidak perlu men-setting secara manual karena sudah secara otomatis mengkoneksikan kedua perangkat dengan cepat dan sesuai kebutuhan. Selain digunakan sebagai alat untuk berbagi file dan dokumen, ada beberapa fungsi NFC lainnya, yaitu :

Baca Juga :  9 Cara Mengaktifkan Fitur Terbaru Fingerprint Lock pada WhatsApp

1. Melakukan Pembayaran

Indonesia kini sudah populer dengan pembayaran E-money, terutama kota kota besar. Sebenarnya pembayaran E-money ini menggunakan prinsip NFC, hanya dengan melakukan tap ke mesin pembayaran, saldo kita pun berkurang. Dengan ini kita tak perlu membayar uang secara tunai, maupun dengan debit lagi.

2. Memberitahu Posisi Suatu Tempat

NFC juga digunakan untuk check-in di suatu tempat menggunakan sistem LBS (Location Based Service). Pengguna dapat check-in hanya dengan men-tap pada NFC yang ada ditempat tempat tertentu.

3. Akses Informasi Smart Card

Dengan adanya NFC kita dapat membaca data dari smart card, sehingg kita juga dapat mengisi saldo untuk E-Money dan kartu E-Toll .

Dari banyak kelebihan yang telah disebutkan, terdapat juga beberaa kelemahan NFC :

  • Masih minimnya prasarana yang support dengan perangkat NFC di tempat tempat umum khususnya di Indonesia.
  • Masih belum banyaknya orang yang tahu tentang teknologi ini karena masih tergolong baru di Indonesia.
  • Untuk komunikasi antar perangkat masih perlu jarak yang sangat dekat.
  • Harga perangkat NFC yang tidak murah, seperti harga smartphone yang masih cukup mahal untuk saat ini.
  • Masih rendahnya kecepatan transfer data yang dapat dilakukan.
  • Device yang mendukung teknologi ini masih sangat sedikit.
  • Memerlukan berbagai pemangku kepentingan, termasuk bank, operator selular, jaringan kartu dan pedagang
Baca Juga :  3 Cara Mengembalikan File dan Folder Penting yang Terhapus | Terbaru 2021

2. Implementasi Near Field Communication (NFC) pada E-Commerce

Pada dasarnya Near Field Communication (NFC) ini sangat mempermudah manusia dalam melakukan transaksi. Dulunya kita melakukan transaksi dimulai dengan membayar uang secara cash, dan kemudian berubah menjadi membayar secara debit, dan dengan adanya NFC ini transaksipun hanya dengan cara tap ke perangkat untuk pembayaran. Hal ini tetap di dasarkan dengan yang namanya E-money, sehingga kita perlu repot repot membawa uang banyak dan dompet untuk melakukan transaksi tersebut.

3. Prinsip Kerja Personal Identifiaction Number (PIN)

PIN merupakan kode numeric atau sandi rahasia antara pengguna dengan sistem yang dapat digunakan untuk autentikasi pengguna ke sistem. Biasanya PIN ini digunakan bersamaan dengan username dan password. Tidak hanya autentikasi pada suatu sistem, PIN juga biasanya digunakan dalam melakukan transaksi menggunakan kartu debit. Dan sekarang juga ada yang nama E-wallet seperti Dana, Ovo yang tentunya memiliki PIN untuk keamanan aplikasi mereka saat di buka oleh orang. Prinsip kerja Personal Identification Number (PIN) ini adalah dengan membandingkan PIN yang dimasukkan dengan PIN yang telah didaftarkan berdasarkan User ID atau usernamenya. Biasanya PIN berisi 6 angka, dan apabila dilihat dari segi keamanan 10 karakter akan ada 5.040 kombinasi angka.

Baca Juga :  Satuan Ukuran Kapasitas Memori yang Harus Kamu Kenali

4. Implementasi Personal Identification Number (PIN) pada E-Commerce

Personal Identificaton Number (PIN) ini tentunya sudah tidak perlu diragukan lagi adanya di E-Commerce. Karna semua transaksi biasanya dilakukan dengan secara online, dan salah satunya kita dapat melakukan pembayaran secara M-Banking. M-Banking adalah atau dikenal istilah Mobile Banking adalah sebuah layanan yang disediakan oleh bank untuk melakukan berbagai transaksi perbankan melalui berbagai fitur yang ada di smartphone secara online. Langkah yang biasanya dilakukan adalah saat kita sudah checkout barang pada suatu marketplace (shopee, tokopedia, bukalapak) maka kita dapat memilih transaksi lewat apa, dan salah satunya adalah transfer bank. Dan untuk pengiriman pada bank tersebut PIN (Ponsel Identification Number) itu diperlukan.

Jadi itulah penjelasan singkat apa pengertian dari Near Field Communication (NFC) dan Personal Identified Communication (PIN), dan bagaimana implemenetasinya pada E-Commerce. Semoga dengan penjelasan ini dapat membantu kamu dalam transaksi yang pernah kamu lakukan pada setiap E-Commerce dan semoga bermanfaat.

Salam Dutormasi!!