Dutormasi.com – Pada kesemapatan kali ini dutormasi akan berbagi ilmu mengenai konsep dasar model simulasi. Untuk itu sebelumnya kita membahas apa dulu itu konsep simulasi, simaklah penjelasan saya dibawah ini secara baik baik.

Konsep Dasar Model Sumulasi

1.1 Dunia Nyata dan Sistem

Dalam penerapan dunia nyata maka segala sesuatu pasti akan mengikuti suatu aturan air yang mengalir dari tempat yang tinngi ketempat dataran yang lebih rendah. Model digunakan dalam banyak era untuk mendiskripsikan sytem untuk mendisain dan mengeloal sistem sebagai fungsi untuk analisis.

1.1.1 Tujuan imitasi pada simulasi 

Dari pendefinisia pada berbagai kamis kata simulasi bisa diartika sebagai cara memproduksi kondisi dari suatu keberdaan dengan menggunakan model dalam rangka studi pengenalan atau pengujian atau pelatihan dan yang sejenis lainnya. Simulasi dalam bentuk pengolahan data merupakan imitasi dari proses dan input ril yang menghasilkan data output sebagai gambaran karakteristik operasional dan keadaan pada sistem.

Imitasi dalam simulasi menghasilkan model representasi dari suatu proses atau operasi dan keadaan ril. Tujuan imitasi sistem ril dengan menghadirkan elemen dan komponen tiruan adalah untuk peniruan fungsi dan hubungan ril serta interaksi antar objek dan komponen ril pada sistem tiruan.

1.1.2 Simulasi Penyelesaian Pemodelan

Perumusan persoalan dengan penyesuaian terhadap metode yang hendak digunakan biasanya terjadi atas kepentingan untuk memperoleh solusi seadanya. Namun dengan upaya penyesuaian, solusi yang diperoleh dapat menyimpang dari yang semestinya, di samping dapat memunculkan persoalan baru jika penerapan solusi yang diperoleh tidak dapat memberikan hasil yang diharapkan dan bahkan menimbulkan masalah pada penanganan persoalan.

1.1.3 Konsep Simulasi

Simulasi sebagai proses pengolahan data dengan penggunaan rangkaian model-model simbolik pada pengoperasian sistem tiruan tidak mengharuskan dan tidak mengajukan penggunaan formula atau fungsi-fungsi dan persamaan tertentu sebagai model simbolik penyelesaian persoalan, tetapi sebaliknya simulasi yang terdiri dari tahapan- tahapan dan langkah-langkah pengolahan data haruslah dilengkapi dengan model-model simbolik yang sesuai memberikan hasil pengoperasian sistem tiruan dalam bentuk data output yang berguna untuk penyelesaian persoalan.

Baca Juga :  Pemodelan Sistem Dinamik Pada Simulasi dan Pemodelan

1.2 Tahapan Simulasi

Proses dari tahapan simulasi adalah sebagai berikut :

1.Memahai sistem yang akan disimpulkan jika pengembang model tidak tau atau belum tau kerja dari sistem

2.Mengembangkan model matematika dari sistem apabila pengembang sudah mengetahui cara kerja sistem yang bersangkutan

3.Mengembangkan model matematika untuk simuasi yang digunakan untuk menyederhanakan model matematika yang sudah dihasilkan semaunya.

4.Membuat program beberapa flow chart dari tahapan sebelumnya kemudian implementasikan lebih lanjut menjadi program computer

5.Menguji, memverifikasi dan mevalidasi keluara simulasi

6.Mengekeksuksi program simulasi untuk tujuan tertentu

1.3 Dasar dasar pemodelan sistem

Sebuah sistem merupakan kombinasi dari beberapa komponen yang bekerja bersama sama. Konsep sistem yang digunakan berupa gejala gejala abstarak dan dinamis seperti dijumpai pada sistem menyatakan fisik, biologi, ekonomi, dan sebagainya.Pemodelan sistem adalah suatu langkah awal yang dilakukan untuk pembuatan suatu pembuatan rekayasa perangkat lunak dari sebuah sistem yang akan disimulasikan.

1.Dari sudut pandang system dan lingkungannya: system tertutup & system terbuka.

2.Dari sudut pandang tingkat kepastian system: system deterministic & system probabilistic.

3.Dari sudut pandang kedinamisan system: system dinmis & system statis.

4.Dari sudut pandang kekontinuan system: system kontinu & system diskrit.

Beberapa sistem yang terdapat dari sekeliling kita yaitu adalah 

1.Sistem Linier

Sistem yang merupakan sistem yang mempunyai persamaan model yang linier dengan menerapkan prinsip superposisi.

2.Sistem Non Linier

Sistem yang merupakan yang menyatakan oleh persamaan non linier dan tidak dapat menerapkan prisnis superposisi.

3.Sistem kendali dengan lup terbuka

Sistem yang merupakan suatu sistem kendali yang keluarannya adalah tidak diumpan balikan dengan masukkannya.

4.Sistem kendali dengan lup tertutup

Sistem yang merupakan suatu sistem kendali yang keluarannya dapat diumpan balikkan dengan masukkannya.

Baca Juga :  Pemodelan Sistem Dinamik Pada Simulasi dan Pemodelan

5.Karakteristik sistem kendali otamatik

Beberapa karakteristiknya adalah 

•Sistem kendali ototomatik merupakan sistem dinamis (berubah terhadap waktu) yang dapat berbentuk linier dan non linier.

•Bersifat menerima informasi, memprosesnya, mengolahnya, dan mengembangkannya.

•Komponen/unit yang membentuk sistem kendali ini akan saling berinteraksi

•Bersifat mengembalikan sinyal ke bagian masukan (feedback) dan ini digunakan untuk memperbaiki sifat sistem.

•Karena adanya pengembalian sinyal ini (sistem umpan balik) maka pada sistem kendali otomatik selalu terjadi maslah stabilisasi.

6.Pemakaian sistem kendali Otamik

Dikelompokkan sebagai berikut :

•Pengontrolan proses

•Pembangkit tenaga listrik (pengontrolan distribusi tenaga)

•Pengontrolan numeric (numerical control, N/C)

•Transportasi

•Servomekanis,dll

1.4 Bentuk Operasi Maya dan Simulasi

Operasi sistem dalam bentuk maya umumnya diawali dengan pengambilan input dan diakhiri dengan penyajian output hasil pengolahan data. Operasi maya per siklus dapat diulang kembali mulai dari awal periode atau dilanjutkan pada periode selanjutnya.

1.5 Prosedur Pengoperasian Sistem Maya

Program simulasi sistem berfungsi untuk menghadirkan komponen komponen suatu sistem maya dan untuk mengoperasikan sistem maya yang terbentuk. Program simulasi sistem yang tersusun dalam bentuk rangkaian perintah-perintah dan ekspressi merupakan prosedur pengoperasian sistem maya.

1.6 Operasi Maya Sistem Diskrit

Simulasi sistem diskrit sesuai dengan bentuk pengoperasian sistem secara terputus-putus, meskipun aktivitas dan operasi pada sistem ril berlangsung kontinu. Simulasi sistem dapat dijalankan dengan pelaksanaan operasi diskrit sehubungan dengan ketidaklayakan pengoperasian sistem tiruan dengan menjalankan aktivitas maya dalam bentuk kontinu.

1.7 Simulasi dengan Operasi Statik

Simulasi statik adalah simulasi sistem maya dalam satu periode sebagai satu siklus peristiwa atau suatu segmen aktivitas. Pengulangan simulasi ini berlaku terbatas dalan satu periode tunggal pada posisi yang sama dan tidak bergerak.

1.8 Simulasi dengan Operasi Dinamik

Operasi sistem dinamik adalah khas tidak berulang pada periode atau pada selang waktu yang sama. Dengan mengikuti kemajuan waktu, perubahan pada sistem maya selalu dikaitkan dengan selang waktu ataupun posisi waktu maya, di mana operasi maya dijalankan dalam sejumlah periode yang berurutan menurut kemajuan waktu.

Baca Juga :  Pemodelan Sistem Dinamik Pada Simulasi dan Pemodelan

1.9 Bentuk Nilai Simulasi Deterministik

Pengoperasian sistem tiruan termasuk simulasi deterministik jika semua nilai-nilai input tiruan yang digunakan terdiri dari nilai- nilai pasti atau menentu. Hasil simulasi sistem yang diperoleh juga merupakan nilai pasti untuk masing-masing kombinasi nilai-nilai input sistem. 

1.10 Simulasi Stokastik

Simulasi sistem termasuk simulasi stokastik jika nilai-nilai input yang digunakan terdiri dari nilai-nilai dugaan. Data output hasil simulasi yang diperoleh dengan penggunaan nilai-nilai input dugaan juga termasuk nilai dugaan, meskipun simulasi dilakukan dengan langkah- langkah yang pasti.

1.11 Verifikasi dan validasi simulasi

Verifikasi model sistem dilakukan berdasarkan pengecekan kesesuaian model dengan keadaan ril, terutama dalam hal jumlah dan jenis komponen, bentuk hubungan interaksi antar komponen, serta input-output proses dalam operasi sistem.

1.12 Rangkuman

Hal yang dapat dirangkum adalh bahwa simulasi merupakan teknik penyelesain persoalan untuk sistem ril dengan cara pengoperasian sistem imitasi untuk memproleh dan output yang menunjukan karakteristik operasional sistem.

Simulasi juga berfungsi untuk menyelidiki karakterisitik operasional dengan sistem melalalui operasi imitasi dengan penggunaan elemen elemen, komponen dan input maya untuk mewakili elemen elemen.

Baiklah itu saja postingan saya hari ini. Ini saya ringkas dari buku yaitu Teori simulasi dan pemodelan penerbitnya adalah wade group. Saya cantumkan karena saya merasa buku ini lengkap mengenai pembahasa pelajaran simulasi dan pemodelan.
Mungkin itu saja postingan kali ini, jika merasa postingan ini bermanfaat silahkan anda share keteman teman anda agar mereka juga mendapatkan manfaat dari postingan saya ini. Terima kasih dan selalu pantaui postingan dutormasi selanjutnya.